Kubaca pesanmu, dan..
Tak butuh waktu lama untuk sang bahagia mendekat
Melukiskan pelangi, menabur keindahan
Sekejap saja ia telah berdiri di sini, di hati ini
Kudengar suaramu, dan..
Tak jua butuh waktu lama untuk sang bahagia bernyanyi
Mencipta syair, melantunkannya dengan merdu
Sekejap saja ia telah menari di sini, di hati ini
Lalu kau bercerita, dan..
Tak butuh waktu lama untuk sang sedih mendekat
Menghapus sebagian pelangi, mencuri separuh keindahan
Mencipta luka, menyiramnya dengan kepedihan
Mendorong sang bahagia hingga jatuh
Sekejap saja ia juga berdiri di sini, bersama sang bahagia, di hati ini
Kau juga berandai indah, dan..
Tak jua butuh waktu lama untuk sang bahagia bangkit
Coba meraih kembali tempatnya berdiri, meradang
Sang sedih tak diam, ia pun menantang
Mereka saling terjang, dan tak satu pun menang
Hanya tinggalkan luka perang
Dan kini..
Segores luka tertanam namun juga indah tak tenggelam
Sedikit sedih bersarang bersama bahagia yang malang
_________________________________________
This entry was posted on 00.00.00 and is filed under
Bahagia dan Sedih
,
Cinta
. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.