Seandainya kita tidak berjodoh,
Kelak beritahulah aku dimana bumi tempatmu berpijak.
Supaya ketika suatu hari langit dan bumi bersatu,
Aku tahu kemana kan mencari jejakmu.
Disitulah pengharapanku yang terakhir untuk dapat bersatu denganmu.
Terkubur di dalam reruntuhan langit sekalipun,
Kupastikan aku menggenggam tanganmu erat-erat..
Sebab hingga detik ini,
Aku pun tak tau kemana cintaku kan bermuara.
Aku hanya mampu duduk termenung disini sembari memeluk lutut.
Berharap lutut ini adalah kamu..
Tak pernah kusesali cinta yg telah kutabur atasmu,
Meski rasa hasil tuaian akan jauh dari angan-angan.
Biar..
Biarkan saja…
Karena sejak semula memang aku sudah mencintai rasa sakit ini,
Rasa sakit akibat cinta padamu..
Sekian lama berputar dalam lingkaran ini
Letih hati tak kuhiraukan
Berbagai luka selalu kutahan
Berharap dapat kugapai cahaya yang pernah hilang
Separuh nyawaku sempat pergi
Saat kupikir tak lagi mungkin mendekat
Terkapar berselimut kesedihan
Hanya mampu meratap dalam dekap Tuhan
Langkahku terhenti,
Cahaya itu mulai terlihat tetap tak tersentuh
Dengan tangan aku bergerak dan hati terus bercakap
Namun yang nyata belum lagi dapat kuraih
Entahlah, mungkin waktu belum ditentukan
Ataukah memang tak digariskan
Hanya aku tetap berharap
Tanamkan keyakinan terarah
Bergerak dengan iringan doa
Dan tetap menyandarkan inginku pada kuasa-Nya
Harapan
|
Jika saat ini kamu mencintai orang lain,
Maka cintailah dia setulus hatimu..
Jika saat ini kau menyayangi orang lain,
Maka sayangilah dia sepenuh hatimu..
Tak perlu kau hiraukan aku..
Tak perlu kau lakukan apapun untuk membuat aku bahagia..
Aku sudah merasa bahagia
Hanya dengan mendengar suaramu,
Hanya dengan melihat senyum di bibirmu
Tanpa harus memilikimu seutuhnya..
Aku tulus dan ikhlas mencintai kamu
Dan aku juga tulus beserta ikhlas jika harus melepaskan mimpiku,
Melepas dirimu..
Maka cintailah dia setulus hatimu..
Jika saat ini kau menyayangi orang lain,
Maka sayangilah dia sepenuh hatimu..
Tak perlu kau hiraukan aku..
Tak perlu kau lakukan apapun untuk membuat aku bahagia..
Aku sudah merasa bahagia
Hanya dengan mendengar suaramu,
Hanya dengan melihat senyum di bibirmu
Tanpa harus memilikimu seutuhnya..
Aku tulus dan ikhlas mencintai kamu
Dan aku juga tulus beserta ikhlas jika harus melepaskan mimpiku,
Melepas dirimu..
Maafkan aku yang masih mengharapkanmu,
yang masih merindukanmu,
yang masih khawatir akan segala hal tentang dirimu...
Mungkin mataku buta
yang tak melihat langkah kakimu
telah menjauhiku...
Atau mungkin telingaku yang telah tuli
tak mendengar apa kata-kata terakhir
yang keluar dari bibirmu...
Atau mungkin hatiku
yang tak bisa menerima kenyataan ini
Aku sudah tau engkau pergi
namun hati ini masih memanggil namamu...
Aku sudah tau engkau tak bisa lagi ku miliki
namun hati ini masih mengharapkanmu...
Masih layakkah diri ini memikirkanmu...???
Mungkin aku bukanlah yang terindah
dan bukan pula yang terbaik dalam hidupmu
Tapi aku mungkin bisa jadi sebuah kenangan
yang tak terlupakan buatmu
bila suatu saat aku telah tiada...
yang masih merindukanmu,
yang masih khawatir akan segala hal tentang dirimu...
Mungkin mataku buta
yang tak melihat langkah kakimu
telah menjauhiku...
Atau mungkin telingaku yang telah tuli
tak mendengar apa kata-kata terakhir
yang keluar dari bibirmu...
Atau mungkin hatiku
yang tak bisa menerima kenyataan ini
Aku sudah tau engkau pergi
namun hati ini masih memanggil namamu...
Aku sudah tau engkau tak bisa lagi ku miliki
namun hati ini masih mengharapkanmu...
Masih layakkah diri ini memikirkanmu...???
Mungkin aku bukanlah yang terindah
dan bukan pula yang terbaik dalam hidupmu
Tapi aku mungkin bisa jadi sebuah kenangan
yang tak terlupakan buatmu
bila suatu saat aku telah tiada...
Jika hati itu sebening EMBUN, biarkanlah ia
merunduk patuh berpayung KEIMANAN..
Jika hati itu seputih AWAN,biarkanlah ia
bergerak dengan KEIKHLASAN
Jika hati itu setenang SUNGAI YANG
DALAM,biarkanlah ia mengalir dengan
KEJUJURAN..
Jika hati itu seluas SAMUDRA,biarkanlah ia
mengecap manisnya LAPANG DADA..
Jika hati itu seindah PELANGI, biarkanlah ia
memancarkan warna KEBAHAGIAAN yang
hakiki..
Jika hati itu seterang MATAHARI, biarkanlah ia
menyinari dengan KETULUSAN..
Jika hati itu sehebat BULAN BINTANG,biarkan
lah ia merenda jalinan PERSAHABATAN..
Jika hati itu terkoyak DURI,biarkanlah ia
sembuh dengan SALING MEMAAFKAN..
merunduk patuh berpayung KEIMANAN..
Jika hati itu seputih AWAN,biarkanlah ia
bergerak dengan KEIKHLASAN
Jika hati itu setenang SUNGAI YANG
DALAM,biarkanlah ia mengalir dengan
KEJUJURAN..
Jika hati itu seluas SAMUDRA,biarkanlah ia
mengecap manisnya LAPANG DADA..
Jika hati itu seindah PELANGI, biarkanlah ia
memancarkan warna KEBAHAGIAAN yang
hakiki..
Jika hati itu seterang MATAHARI, biarkanlah ia
menyinari dengan KETULUSAN..
Jika hati itu sehebat BULAN BINTANG,biarkan
lah ia merenda jalinan PERSAHABATAN..
Jika hati itu terkoyak DURI,biarkanlah ia
sembuh dengan SALING MEMAAFKAN..